2023Tuffah, Gaza City
Pabrik Air Bersih
Menghasilkan kurang lebih 250.000 liter per hari air siap minum di Jalur Gaza.
AIR BERSIH GAZA · 2023–2026
Akses terhadap air bersih di tengah krisis bukan sekadar pemenuhan dahaga, melainkan penyelamatan kehidupan dan penjagaan martabat saudara-saudara kita di Palestina.
12 titik
1 pabrik air minum dan 11 sumur air bersih
61,97 juta L
air minum gratis tersalurkan, 2023–2025
Rp 12,3 M
biaya pembangunan pabrik dan 11 sumur (setara US$ 796.300)
90%
infrastruktur air dan sanitasi rusak atau hancur
UNICEF, Juli 2026
82%
keluarga rawan air
UNICEF, Juli 2026
hingga 70%
keluarga tak dapat 6 liter/orang/hari untuk minum dan memasak
UNICEF, Juli 2026
hampir 3×
kontaminasi mikrobiologis air naik dari <6% (Januari) ke >18% (Agustus)
WHO, September 2026
91%
menghadapi krisis air bersih (water insecurity)
OCHA, 11 September 2026
1,76 juta jiwa
masih terjebak di tenda pengungsian yang padat, rusak, dan tidak memadai
OCHA, 11 September 2026
Hingga 70% keluarga di Gaza tidak mendapat bahkan 6 liter, padahal standar minimum darurat 15 liter.
Sejak Oktober 2023, sebagian besar dari sekitar 2,1 juta penduduk Gaza hidup dalam pengungsian (1,9 juta jiwa menurut UNICEF, Juli 2026). WHO melaporkan kasus diare akut hampir dua kali lipat sejak Maret (dari ±27.000 menjadi lebih dari 48.000 kasus pada Agustus 2026), dengan musim hujan yang kini dikhawatirkan memperburuk keadaan.
Berdasarkan citra satelit dan asesmen lapangan UNOSAT pada September 2026, sekitar 82% bangunan di Jalur Gaza rusak atau hancur, termasuk jaringan pipa bawah tanah, pabrik desalinasi, dan sumur-sumur lokal. Lonjakan penyakit menular, termasuk penyebaran sindrom penyakit kuning akut dan ancaman penyakit bawaan air (polio), membuat akses air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak.
Di tengah krisis ini, Nusantara Palestina Center (NPC) membangun 12 titik infrastruktur air bersih: 1 Pabrik Air Minum Indonesia di Tuffah, Gaza City (Oktober 2023) dan 11 sumur air bersih (November 2025–Februari 2026) di Deir Al-Balah/Gaza Tengah (7), Gaza City (3), dan Jabalia/Gaza Utara (1): 9 sumur pada 2025 dan 2 sumur pada 2026. Enam sumur di antaranya berada di kawasan kamp pengungsian.
Pabrik Tuffah menyalurkan air minum gratis dengan prioritas bagi anak yatim, janda, penyandang disabilitas, dan lansia: 61.973.773 liter pada 2023–2025, dengan kapasitas kurang lebih 250.000 liter per hari. NPC juga rutin menyalurkan air bersih ke kamp pengungsian dan wilayah yang masih kekurangan akses air bersih, dengan total 6,57 juta liter.
261.114
jiwa mendapat akses air bersih secara langsung (2025)
6,57 juta L
penyaluran rutin air bersih ke kamp pengungsian
250.000 L
kapasitas pabrik Tuffah per hari
24–38 kali lebih murah*
2023Tuffah, Gaza City
Menghasilkan kurang lebih 250.000 liter per hari air siap minum di Jalur Gaza.
2026Gaza City
Memberikan akses air bersih langsung melalui filter sebanyak 381.000 liter dengan tank di Jalur Gaza.
2026Be’er Na’jah, Gaza Utara
Dengan kedalaman 60 meter, sumur air menghasilkan 10.000 liter air per jam.
Dari distribusi darurat menuju sumber air yang berkelanjutan. Pilih tahun untuk melihat tahapannya.
2025
NPC mulai memperluas strategi dari bantuan distribusi menuju penguatan infrastruktur sumber air berbasis wilayah. Pada 2025, NPC membangun 9 titik sumur air bersih: 7 titik di Gaza Tengah dan 2 titik di Gaza City. Sumur memperkuat ketersediaan sumber air yang lebih dekat dengan masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada pengiriman air dari lokasi yang jauh. Kombinasi sumur dan distribusi sejalan dengan pola respons kemanusiaan di Gaza; UNICEF juga memakai water trucking, fasilitas desalinasi, dan sumur untuk mempertahankan suplai air.
11 sumur air dan 1 pabrik air bersih di berbagai wilayah Gaza. Pilih wilayah, lalu ketuk titiknya.
TITIK 1 DARI 12
Tuffah
61,97 juta L
air minum gratis tersalurkan, 2023–2025
±4,13 juta
orang-hari kebutuhan minimum darurat (15 L) tercukupi*
24–38×
lebih murah dibanding air trucking komersial*
6 dari 11
sumur tercatat di kawasan kamp pengungsian
Dampak langsung. Volume 61,97 juta liter setara kebutuhan minimum darurat 15 liter/orang/hari bagi ±4,13 juta orang-hari*, di tengah kondisi ketika hingga 70% keluarga tidak mendapat 6 liter per hari. Selisih biaya produksi dengan air trucking meringankan belanja air keluarga rentan dan pengungsi. Menurut laporan NPC, UNICEF menjalin kerja sama operasional dengan pabrik pada Juli 2025 dan memverifikasi standar operasional, kualitas kejernihan air, serta historisitas pabrik.
Dampak lanjutan. Sebelas sumur baru memperluas titik akses air bersih di tiga wilayah dan relevan dengan pencegahan penyakit bawaan air, risiko yang meningkat menjelang musim hujan ketika WHO mewaspadai limbah dan air tercemar menyebar ke area hunian.
Dua pilihan program sumur di Jabalia, Gaza Utara. Pilih untuk melihat rincian biayanya.
Sumur Air Bersih
Rp664.217.000
Jabalia, Gaza Utara, Jalur Gaza
Akses air bersih untuk keperluan masyarakat secara langsung.
Total biayaRp664.217.000
Bank Syariah Indonesia (BSI)
7129559688
a.n. Yayasan Nusantara Palestina Center
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Call Center NPC: 0811-1911-9898
“Air bersih berarti anak-anak terlindung dari penyakit bawaan air, dan keluarga rentan terbebas dari beban biaya belanja air di tengah krisis.”
Atas kepercayaan, dukungan, dan kolaborasi yang telah diberikan, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur serta mitra. Semoga setiap dukungan menjadi amal kebaikan yang terus mengalir.
Pembayaran diproses di digital.npc.id. Atau lihat rekening resmi NPC.
← Semua programSumber: UNICEF State of Palestine, Humanitarian Situation Update (29 Mei 2026 dan 17 Juli 2026); WHO, pengarahan pers Jenewa, 1 September 2026; Laporan Program Air Bersih NPC dan infografis Titik Lokasi NPC. *Estimasi: volume (liter) ÷ 15 L/orang/hari, memakai standar minimum darurat; perbandingan biaya memakai harga air trucking Juni 2026 sebagai acuan. Nilai kurs mengikuti laporan NPC.