kantor pusat
Jl. Bina Marga No. 25, C99 Business Park, Kaveling 9N, RT.08 / RW.03 Kel. Ceger, Kec. Cipayung, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13850
Gaza, SPNA – Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), sebagaimana dilansir dari Palinfo, pada Rabu (20/10/2021), menghargai pernyataan Menteri Luar Negeri Malaysia, Saifuddin Abdullah, yang membantah tuduhan Israel.
Israel sebelumnya menyebutkan bahwa Malaysia bermaksud bergabung dengan sejumlah negara Arab yang telah melakukan proses normalisasi dengan Israel dan bergabung dengan Kesepatakan Abraham.
Dalam sebuah pernyataan, Hamas menghargai jaminan menteri bahwa negara Malaysia berkomitmen teguh untuk mendukung rakyat Palestina dalam perjuangan yang adil melawan pendudukan Zionis Israel yang brutal, di jalan menuju kebebasan dan kemerdekaan.
Hamas memuji komitmen bersejarah bangsa Malaysia, pemerintah, rakyat, dan para parlemen, untuk menentang normalisasi dan menghadapi rencana jahat Zionis ini dalam rangka menghancurkan kawasan Timur Tengah dan mengendalikannya dengan mengorbankan bangsa dan masa depan generasi penduduknya.
Sebelumnya, Menteri Kerja Sama Regional Israel, Issawi Frej, dalam sesi wawancara menyatakan bahwa sejumlah negara lain seperti Oman, Tunisia, Qatar dan Malaysia kemungkinan bergabung dengan Kesepakatan Abraham.
Pemerintahan Amerika Serikat sebelumnya pada era kepemimpinan Donald Trump melakukan Kesepakatan Abraham pada tahun 2020, yang melibatkan sejumlah negara Arab, seperti Uni Emirat Arab, Sudan, Bahrain, dan Maroko untuk menormalisasi hubungan dengan negara pendudukan Israel.
Menteri Luar Negeri Malaysia, Saifuddin Abdullah, menyebutkan bahwa negaranya memiliki komitmen penuh dalam mendukung perjuangan dan kemerdekaan Palestina menghadapi pendudukan Israel.
(T.FJ/S: Palinfo)
Jl. Bina Marga No. 25, C99 Business Park, Kaveling 9N, RT.08 / RW.03 Kel. Ceger, Kec. Cipayung, Jakarta Timur, DKI Jakarta 13850
Sign up to receive updates, promotions, and sneak peaks of upcoming products. Plus 20% off your next order.